Munas IPSI XVI: IKS PI Kera Sakti Resmi Ditetapkan Anggota IPSI Pusat, Tonggak Sejarah Baru Dunia Pencak Silat Indonesia
JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari dunia pencak silat nasional. Perguruan IKS PI Kera Sakti secara resmi ditetapkan sebagai anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tingkat pusat. Penetapan tersebut ditandai dengan diterimanya Surat Keputusan oleh Ketua Umum KP. Drs. H. Bambang Sunarja, MA dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB IPSI ke-XVI yang diselenggarakan di Jakarta.
Keputusan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perjalanan panjang Perguruan IKS PI Kera Sakti dalam mengembangkan dan melestarikan seni bela diri pencak silat di Indonesia. Setelah melalui berbagai tahapan, mulai dari proses administrasi hingga verifikasi faktual sesuai dengan ketentuan yang berlaku, akhirnya IKS PI Kera Sakti dinyatakan layak dan sah menjadi bagian dari anggota IPSI pusat.
Dengan penetapan tersebut, IKS PI Kera Sakti kini resmi menyandang status sebagai Perguruan Besar, sekaligus melengkapi deretan 16 perguruan pencak silat lainnya yang telah lebih dahulu tergabung dalam keanggotaan IPSI tingkat pusat. Hal ini tentu menjadi pencapaian luar biasa yang tidak hanya membanggakan bagi seluruh anggota perguruan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah pencak silat nasional.
Ketua Umum KP. Drs. H. Bambang Sunarja, MA menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu proses tersebut hingga akhirnya membuahkan hasil yang diharapkan. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan panjang sejak awal berdirinya perguruan.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Baik dari seluruh anggota IKS PI Kera Sakti maupun dari Pengurus Besar IPSI. Ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang telah kita lalui bersama,” ujar Ketua Umum.
Lebih lanjut, Ketua Umum juga menegaskan komitmen Perguruan IKS PI Kera Sakti untuk terus berperan aktif dalam memajukan pencak silat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga hingga ke kancah internasional.
“Perguruan IKS PI Kera Sakti akan ikut mewarnai dunia pencak silat, baik di tingkat daerah, nasional, hingga mancanegara,” tambahnya.
Masuknya IKS PI Kera Sakti sebagai anggota IPSI tingkat pusat diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan organisasi, baik dari sisi pembinaan atlet, pelestarian nilai-nilai budaya, hingga peningkatan prestasi di berbagai kejuaraan. Selain itu, hal ini juga membuka peluang lebih luas bagi perguruan untuk berkontribusi dalam berbagai program strategis IPSI dalam memajukan pencak silat Indonesia.
Tidak hanya bagi internal perguruan, keputusan ini juga diharapkan dapat memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah diakui dunia. Dengan bertambahnya perguruan besar di bawah naungan IPSI, sinergi antar perguruan diharapkan semakin solid dalam menjaga, mengembangkan, serta mempromosikan pencak silat sebagai identitas budaya Indonesia.
Momentum ini menjadi awal dari babak baru bagi IKS PI Kera Sakti untuk terus berkembang, berinovasi, serta mencetak generasi pesilat yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.
Dengan resmi diterimanya sebagai anggota IPSI pusat, besar harapan bahwa Perguruan IKS PI Kera Sakti dapat terus berkontribusi dalam memajukan pencak silat Indonesia ke arah yang lebih baik, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pencak silat dunia.
